LOGO EKA - FIX

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi EKA PRASETYA

sso@eka-prasetya.ac.id
(061)4571198
ekaprasetya_mdn
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya Gelar Konferensi Internasional “2nd IBEC”

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya melaksanakan Konferensi Internasional “2nd International Business and Economics Conference (IBEC) 2023” pada Sabtu Tanggal 04 November 2023 di Hotel Emerald Garden, Medan.

Acara prestisius ini mengusung tema “Regional Economic Development And Business Transformation in The Digital Era” yang menghadirkan para narasumber dari 4 (empat) negara yakni Leylawati Joremi, Ph.D dari Universitas Teknologi MARA Malaysia, Erum Shafi, Ph.D dari Baluchistan University Pakistan, Prof Alizedney, M. Ditucalan, JD, LLM dari Mindanao State University Iligan Institute of Technology Filipina dan Rizky Fauziah, M.Ikom dari STMIK Royal Kisaran.

Ketua Panitia 2nd IBEC, Muammar Rinaldi, S.Pd., M.Si, mengatakan 2nd International Business and Economics Conference 2023 adalah agenda tahunan Konferensi Internasional dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya.

“Tahun ini kita mengumpulkan 46 paper yang akan dipublikasikan dalam proceeding dan jurnal Internasional terindeks google scholar STIE Eka Prasetya dan terindeks web of science dan juga menghadirkan 347 partisipan dari 3 negara yakni Indonesia, Malaysia, Filipina”

”Ada banyak hal positif yang dihasilkan oleh transformasi digital termasuk memanfaatkan teknologi digitalisasi untuk mencapai tujuan ekonomi dan bisnis. Transformasi digital adalah masa depan ekonomi dan bisnis,” kata Dr. Sri Rezeki, SE., M.Si selaku Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya.

Ia berharap konferensi internasional yang telah dilaksanakan dua kali ini dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang era transformasi bisnis digital

Sementara itu Ketua Yayasan Graha Eka Education Center, Susanto, ST., S.Pd., M.M menutup kata sambutannya dengan “Mari kita bekerja sama dengan berbagi keahlian dan pengalaman sehingga kita dapat membangun perekonomian berbasis digital era yang lebih kuat di Indonesia ini”. “Kami berharap kegiatan ini akan berlanjut secara terus menerus dan berkelanjutan di setiap tahunnya sehingga menghasilkan output-output internasional sesuai dengan kebutuhan akreditasi nasional dan akreditasi internasional”